3.12 KRITIK SASTRA DAN ESAI
Save
Edit
Host a game
Live GameLive
Homework
Solo Practice
Practice
5 QuestionsShow answers
  • Question 1
    300 seconds
    Q.

    Cermati paragraf berikut!

    Akulah Jibril, yang angin adalah aku, yang embun adalah aku, yang asap adalah aku, yang gemersik adalah aku, yang menghantarkan panas dan dingin. Aku mengirimkan kesejukan, pikiran segar yang mengajak giat belajar. Aku adalah yang menyodorkan keheranan dan sekaligus jawaban. Aku di kebun rimbun, aku di padang pasir, aku di laut, aku di gunung, aku di udara, kukirimkan layang-layangku kepadamu, kepada kalian.

    (Mereka Toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat: Danarto)

    Kalimat kritik yang sesuai dengan isi kutipan tersebut adalah ...

    answer choices

    Danarto dikenal sebagai penulis cerpen yang religius, tercermin dalam tokoh cerpen yang telah ditulisnya.

    Menuntut pembaca harus lebih cermat untuk memahami isi cerita karena banyak menggunakan kata-kata lambang.

    Penggunaan kalimat-kalimat yang unik membuat cerpen ini diminati pembacanya.

    Cerpen Danarto pada umumnya beraliran religius sesuai dengan latar belakang pendidikan beliau.

    Penggunaan kalimat yang sederhana memudahkan pembaca untuk memahami isi cerita

  • Question 2
    300 seconds
    Q.

    Bacalah petikan esai berikut !

    Pasca maraknya sajak – sajak sosial , sejak awal tahun 2000 hingga kini , perpuisian Indonesia kembali pada kemerdekaan masing – masing penyair dalam mencipta . Gaya dan tema sajak – sajak Indonesia mutakhir , seperti dapat kita amati pada rubrik sastra surat kabar , majalah , jurnal puisi serta sebagai kumpulan antologi puisi kembali beragam . Heterogenitas tema dan gaya pengucapan kembali mewarnai perpuisian Indonesia Akhir – akhir ini muncul sajak – sajak naratif yang panjang , seperti banyak dimuat di harian umum . Tetapi sajak – sajak pendek juga tetap muncul di rubik – rubik sastra . selain itu , masih ada kesan yang kuat bahwa tradisi perpuisian Indonesia mutakhir kembali terperangkap dalam orientasi kuantitatif , seperti yang diungkap Budi Darma ketika melihat maraknya buku – buku antologi puisi yang diterbitkan oleh komunitas sastra di tanah air sejak awal 1990 – an .

    Kesimpulan teks esai di atas adalah ...

    answer choices

    Kebebasan gaya dan keberagaman tema puisi Indonesia mutakhir .

    Sajak- sajak naratif yang panjang mewarnai dunia perpuisian Indonesia saat ini

    Antologi puisi semakin marak di Indonesia

    Awal tahun 2000 hingga kini dunia perpuisian mengalami perubahan tren

    Heterogenitas tema dan gaya cerita mewarnai perpuisian Indonesia.

  • Question 3
    300 seconds
    Q.

    Esai yang dapat melukiskan subjek atau objek apa saja yang dapat menarik perhatian pengarang.

    Tipe esai jenis ini yaitu…

    answer choices

    Esai deskriptif

    Esai tajuk

    Esai cukilan watak

    Esai kritik

    Esai pribadi

  • Question 4
    300 seconds
    Q.

    Bacalah paragraf esai berikut!

    Jika saya katakan penyair membebaskan diri dari kata-kata ialah sikap penyair yang tidak atau kurang mengacuhkan kata-kata. Berbeda dengan kecermatan dan hiraunya Amir hamzah dan Chairil Anwar terhadap kata-kata. Bebas dari kata-kata cenderung menyebabkan kata-kata menjadi kurang penting. Penyair tidak lagi memedulikan apakah kata yang ditampilkannya itu terlalu denotatif, kurang puitis, kurang imajinatif berlebihan (kurang hemat), dan semacamnya. Ia bebas terhadap kata-kata....


    Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf esai tersebut adalah....

    answer choices

    Kata-kata sangat dipentingkan dalam proses kreatif pembuatan puisinya.

    Kata-kata tidak lagi menjadi taruhan bagi kepenyairannya.

    Penyair kurang cermat terhadap kata-kata atau daya seleksinya kurang.

    Penyair cenderung menulis prosa dalam puisinya.

    Puisi yang dihasilkan penyair disebut puisi kontemporer.

  • Question 5
    120 seconds
    Q.

    Cermati kutipan berikut!

    Begitulah maka aku pun pernah jadi buah harap mereka. Buah cakap yang manis didengar dari gadis dan ibu-ibu di kampong. Tiap kali kalau kebetulan aku lewatdi muka rrumah mereka, dari celah celah kerai menjeling beberapa mata jelita. Dan tak jarang aku dapat gangguan ibu-ibu yang suka menyindir. Tapi, akuyang masih terlalu muda, tak mungkin sanggup memikirkan hal-hal yang sulit itu.Lagi pula ayahku (pentolan Serikat Islamnya Tjokroaminoto yang tergolong progresif) tak suka pada fiil macam itu.

    Sumber : Djamil Suherman,

    “Jadi Santri”

    Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah…

    answer choices

    cerpen sulit dipahami karena bahasanya berbelit-belit dan mementingkankeindahan.

    Penyajian konflik dalam cerita dilakukan secara tersirat, yaitu melalui pikiran-pikiran tokoh.

    Cerpen itu kurang menarik karena menggunakan “akuan‟

    yang jarang ditemukandalam cerita lain.

    Cerpen tersebut sulit dipahami karena memakai kata prog-resif dan banyak kataasing lainnya.

    Latar yang tidak jelas membuat cerpen tersebut tidak me-narik si pembaca dantidak bermakna.

Report Quiz
Join a game